Ya judul diatas memang sangat fenomenal bagi saya. hanya dengan kata kunci “ponorogo“, maka yang keluar dinomor tiga pada halaman pencarian google akan muncul judul diatas. nah pertanyaannya adalah, apakah memang benar netter yang ada di Ponorogo sangat suka atau sering mencari hal-hal yang begituan?, sampai mesin pencarian begitu akrab dan memberikan rangking urutan tiga pada pencarian dengan kata “ponorogo“?.

Apakah ini dari dampak dari banyaknya cafe-cafe remang yang kemarin baru gencar-gencarnya mengadakan razia?, ya benar saja mungkin, karena dari razia tersebut banyak yang tertangkap basah sedang berbuat mesum, bahkan berhubungan badan layaknya pasangan suami istri. Dan yang lebih heboh lagi adalah yang terjaring mayoritas masih anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA.
kalau dari penerawangan saya, sangat mungkin anak-anak seumuran SMP dan SMA ponorogo sangat gemar mencari hal begituan. Banyaknya warnet yang tarifnya cuma Rp.2000-Rp.3000, dan tata letak warnet yang ada adalah bersekat tinggi tanpa kursi (lesehan), sangat mudah untuk berbuat hal-hal yang bukan pada seharusnya.
Bila dibandingkan dengan berbuat mesum di cafe remang atau menyewa hotel melati, warnet adalah pilhan tepat. dari pada habis Rp. 20.000 atau Rp. 50.000 untuk ke cafe atau hotel, lebih praktis dan cepat ke warnet. selain murah, bila butuh tutorial tinggal tanya mbah google. bereskan?
Sungguh ini memang sangat ironis dan harus kita perbaiki bersama tingkah laku generasi bangsa ini, kalau tidak, negara ini mau dibawa kemana?. Baik dari pemerintah setempat dan masyarakat sendiri harus saling bersinrgi untuk memberikan pembelajaran tentang adanya kemajuan teknologi internet ini. seperti halnya mata pisau, jikalau digunakan pada sasaran yang tepat akan sangat berguna sekali atau sebaliknya bisa melukai.
Memang dulu di kota Ponorogo saat awal-awalnya ada internet dan warnet, banyak masyrakat yang mencibir orang yang pergi ke warnet. Dalam pandangan warga, orang kalau sedang ke warnet pasti yang dicari adalah hal-hal begituan. Dan sebenarnya saat ini stigma itu mulai hilang dan berangsur mengerti bahwa memang internet punya dua sisi, baik dan buruk.
Mudah-mudahan kata-kata “Search Video Mesum Sma Ponorogo 3gp : 90 Video Mesum Sma Ponorogo 3gp” ini bisa cepat lengser dari mata mesin pencarian, karena ini bisa menjadi salah satu aib suatu daerah bila yang keluar dari mesin pencarian dari hasil kata suatu daerah yang keluar adalah kata-kata yang kurang enak didengar.